Untuk tahap awal, sebagian cerita ditulis editorial dari pola masalah mahasiswa. Ke depan, mahasiswa bisa mengirim cerita sendiri secara anonim atau dengan nama yang disetujui.
Nadia — Mahasiswa Ilmu Komunikasi, semester akhir
Cerita mahasiswa komunikasi yang awalnya ingin meneliti semua hal tentang TikTok, lalu belajar membatasi objek, variabel, dan konteks riset.
“Ternyata masalahku bukan kurang ide, tapi idenya kebanyakan dan belum bisa dibatasi.”
Ari — Mahasiswa Manajemen, sedang revisi proposal
Bagaimana satu komentar dosen “latar belakangmu belum fokus” diubah menjadi checklist revisi yang bisa dikerjakan pelan-pelan.
“Aku baru sadar latar belakangku banyak data, tapi belum menunjukkan masalah yang mau dijawab.”
Mira — Mahasiswa Pendidikan, revisi BAB 2
Cerita mahasiswa yang awalnya hanya punya screenshot komentar dosen, lalu memecahnya menjadi urutan kerja harian.
“Komentar dosenku nggak berubah, tapi sekarang aku tahu harus mulai dari bagian mana dulu.”
Dimas — Mahasiswa Sistem Informasi, menjelang sidang
Latihan menjelaskan topik sendiri dengan bahasa sederhana sebelum menghadapi pertanyaan dosen penguji.
“Aku bukan nggak ngerti skripsiku, aku cuma belum latihan menjawab dengan runtut.”