Kembali ke artikel
BAB 1

Contoh Rumusan Masalah Skripsi yang Tidak Kabur

Cara mengubah topik besar menjadi rumusan masalah yang spesifik, bisa diteliti, dan tidak melebar saat bimbingan.

5 menit baca • Diperbarui 18/5/2026

Gunakan artikel ini sebagai bahan berpikir dan persiapan bimbingan. Tetap diskusikan keputusan akademik dengan dosen pembimbingmu.

Rumusan masalah harus bisa dijawab oleh penelitianmu

Rumusan masalah yang kabur biasanya muncul karena mahasiswa masih menulis topik, bukan pertanyaan penelitian. Misalnya “media sosial dan minat beli” belum cukup karena belum jelas hubungan apa yang ingin diuji atau dipahami.

Pertanyaan yang lebih kuat menyebutkan fokus, objek, dan konteks. Semakin jelas pertanyaannya, semakin mudah menentukan teori, metode, dan data.

Uji dengan tiga pertanyaan sederhana

Tanyakan: apakah rumusan ini spesifik, apakah data untuk menjawabnya tersedia, dan apakah jawabannya relevan dengan tujuan penelitian. Jika salah satu tidak jelas, rumusan masalah perlu dipersempit.

Bawa beberapa versi rumusan masalah ke bimbingan agar dosen bisa memilih arah yang paling feasible.