Cara Menyusun Penelitian Terdahulu di BAB 2
Cara menulis penelitian terdahulu agar tidak hanya jadi kumpulan ringkasan jurnal, tapi benar-benar mendukung argumen skripsi.
5 menit baca • Diperbarui 18/5/2026
Gunakan artikel ini sebagai bahan berpikir dan persiapan bimbingan. Tetap diskusikan keputusan akademik dengan dosen pembimbingmu.
Jangan hanya merangkum jurnal satu per satu
Kesalahan umum BAB 2 adalah menulis penelitian terdahulu seperti daftar ringkasan. Pembaca akhirnya tahu isi jurnal, tetapi tidak tahu hubungannya dengan penelitianmu.
Setiap penelitian terdahulu harus diberi fungsi: mendukung variabel, menunjukkan gap, memberi contoh metode, atau menjadi pembanding hasil.
Akhiri dengan posisi penelitianmu
Setelah membahas beberapa jurnal, jelaskan posisi penelitianmu. Apa yang kamu ambil, apa yang berbeda, dan kenapa penelitianmu masih relevan dilakukan.
Bagian ini membantu dosen melihat bahwa kamu tidak hanya mengutip, tetapi memahami peta penelitian.